TIDORE - Ketua Bidang Kaderisasi Pemuda Paceda, Taufik Musa, menilai pawai obor bertajuk “Tabe Dama Sogololi Gam” yang digelar Ikatan Pemuda Pelajar Paceda (IPPP) Kota Tidore Kepulauan (Tikep), Selasa malam (17/03/2026), sebagai simbol kuat kebangkitan pemuda sekaligus pesan damai yang digaungkan di tengah semarak Ramadhan, khususnya dalam menyambut malam Lailatul Qadar.
Ditemui usai pawai, Taufik Musa mengatakan Pawai obor bertajuk Semarak Ramadhan “Tabe Dama Sogololi Gam” ini tidak hanya menjadi bagian dari menjaga tradisi, tetapi juga menjadi ruang bagi generasi muda untuk memperkuat persatuan serta meneguhkan kembali identitas budaya lokal yang sarat nilai-nilai kebersamaan dan kedamaian.
Menurutnya, Pawai Obor yang melibatkan seluruh pemuda/i serta masyarakat paceda tersebut memiliki makna yang lebih luas dari sekadar seremonial semata.
“Pawai obor ini mencerminkan kebangkitan pemuda Paceda. Ini bukan hanya tradisi, tetapi juga pesan damai yang harus terus kita jaga bersama, baik dalam kehidupan sosial maupun dalam semangat kebersamaan di bulan Ramadhan,” ujarnya.
Sebagai Ketua Bidang Kaderisasi Pemuda, Taufik juga menyoroti pentingnya pendidikan sebagai fondasi utama dalam membangun generasi muda yang berkualitas. Ia menilai, kegiatan seperti pawai obor harus menjadi pintu masuk untuk menumbuhkan kesadaran pemuda terhadap pentingnya ilmu pengetahuan dan pembinaan karakter.
"peran pemuda saat ini sangat penting dalam membangun desa, terutama dalam menjaga solidaritas sosial di tengah berbagai tantangan zaman," Ungkapnya.
Taufik berharap, semangat damai, persatuan, dan kebangkitan pemuda dapat terus terjaga serta menjadi inspirasi bagi pemuda lainnya dalam menghidupkan nilai-nilai kebaikan di tengah kehidupan bermasyarakat.
“Ini bukan akhir, tapi awal dari gerakan pemuda yang lebih besar. Mari kita jaga semangat ini dan terus bergerak untuk kemajuan bersama,” tutupnya. (Red/Mediasi Tikep)